Sunglasses Lebih dari Sekedar Fashion

Penggunaan sunglasses sedang naik daun belakangan ini. Tidak jarang, pengguna sunglasses tidak hanya berasal dari usia dewasa dan remaja saja, anak-anak pun mulai digunakan sunglasses ketika bepergian di luar rumah atau sekedar menikmati sinar matahari. Adanya peningkatan minat terhadap sunglasses mendorong Graham dan timnya untuk mencari tahu hubungan kepemilikan sunglasses dan efek sinar matahari pada remaja.

Berdasarkan penelitian tersebut, ditemukan jawaban bahwa remaja menggunakan sunglasses karena ingin terlihat ‘keren’. Hal menarik lainnya, pengetahuan tentang efek buruk sinar UV dari matahari semakin rendah di usia lebih tua. Tercatat sebanyak 71% remaja memiliki sunglasses namun sebanyak 81% dari 71% tersebut sangat jarang bahkan tidak menggunakan sunglasses sama sekali ketika bepergian di siang hari.


Survei yang dilakukan Graham pada 1998 tersebut menunjukkan bahwa kepemilikan kacamata tidak serta merta menunjukkan kesadaran seseorang terhadap efek buruk sinar matahari serta kesehatan matanya. Jadi, mengapa sunglasses lebih dari sekedar pelengkap outfit?


Proteksi Mata dari Sinar UV Matahari

Dikutip dari Halodoc.com, sunglasses merupakan proteksi pertama bagi mata ketika terpapar sinar matahari yang sampai ke bumi dan kaya sinar UVA & UVB. Halodoc.com juga menjelaskan bahwa sinar UV tidak hanya merusak kornea, lensa dan retina mata, tapi juga kulit dari kelopak mata manusia.


Mencegah Fotokeratitis & Katarak

Jika seseorang terpapar sinar matahari tanpa dilindungi sunglasses, dampak yang paling umum terjadi adalah gejala fotokeratitis. MedicineNet dalam lamannya menjelaskan bahwa seseorang yang terkena fotokeratitis akan mengalami gejala mata bengkak dan perih pada bagian matra karena kerusakan kornea akibat terpapar sinar UV yang terlalu lama.


Tidak berhenti di sana saja, kerusakan fatal lainnya jika mata tidak terlindungi sunglasses adalah penyakit katarak, pterigium, pinguekula, dan degerasi macula. Menurut apa yang ditulis dalam jurnal kesehatan mata yang ditulis oleh Sharma dan timnya pada 1994, kekeruhan mata sebagai gejala katarak kortikal disebabkan oleh sinar matahari yang memang bersifat katarakogenik.


Jurnal yang berjudul Sunlight & Cortical Cataract tersebut menekankan masyarakat dengan kasus katarak tinggi biasanya ditemukan di daerah dengan intensitas cahaya matahari tinggi. Hasil lainnya juga menunjukkan bahwa masyarakat dengan katarak cenderung terjadi di daratan rendah daripada daratan tinggi walaupun berada dalam lingkungan dengan cahaya matahari yang tinggi.


Setelah ditelusuri, Sharma menemukan fakta peningkatan suhu pada lensa mata juga meningkatkan resiko katarak kortikal. Ini berarti, masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan atau dengan suhu lingkungan rendah memiliki potensi lebih rendah untuk menderita katarak.


Namun, apa ini berarti masyarakat dengan suhu lingkungan rendah tetap membutuhkan sunglasses? Sayangnya, iya. Suhu lingkungan rendah dengan intensitas cahaya matahari tinggi hanya memperlambat kemunculan katarak, bukan mencegah. Penggunaan sunglasses tetap mencegah katarak pada mata seseorang.


Tips Memilih Kacamata

WebMD menjelaskan bahwa terdapat beberapa syarat agar sunglasses dapat mencegah kerusakan mata akibat paparan sinar matahari. Berikut penjelasannya untuk kamu.


Pilih Frame yang Besar

Seiring perkembangan trend, ukuran sunglasses kian berubah. Ketika gaya 90-an sedang naik daun, kacamata hitam yang dengan frame kecil menjadi primadona. Namun, karena trend yang diciptakan media sosial, sunglasses frame besar mulai muncul dan kini dapat dijumpai dengan mudahnya di toko-toko kacamata kesayanganmu.


Sunglasses dengan frame besar sangat dianjurkan karena dapat melindungi mata dan kelopaknya dari efek buruk sinar matahari. Frame yang besar dan dapat menutupi kulit di sekitar mata ini juga mampu memblokir cahaya matahari sampai 75% sehingga menyaring sinar UVA & UVB.


Terdapat Lensa Anti UV

Tidak semua sunglasses mampu menghadang sinar UV dari matahari. Jadi, kamu harus memastikan sunglasses yang digunakan sudah dilengkapi anti UV sehingga benar-benar mampu memblokir efek buruknya. Menurut para ahli, sunglasses yang mengandung UV filter biasanya berwarna hitam pekat.


Warna Lensa yang Gelap Merata

Pastikan kamu mengecek sunglasses yang kamu pilih sebelum membayarnya. Pasalnya, terdapat sunglasses yang hitamnya tidak merata sehingga hanya melindungi matamu di titik-titik tertentu saja. Kamu dapat mengeceknya dengan melihat objek lurus menggunakan sunglasses tersebut. Jika objek tersebut melengkung atau terdistorsi, maka dapat dipastikan bahwa sunglasses tersebut tidak memenuhi syarat.


Jadi, sudah saatnya kamu mengubah anggapan bahwa menggunakan sunglasses hanya sebuah trend yang tidak berguna. Sunglasses adalah pelindung mata yang dapat digunakan sebagai pelengkap tampilan, bukan sebaliknya.

Agar memudahkan kamu memilih sunglasses yang sesuai, Sunset Eyewear juga menyediakan berbagai jenis sunglasses yang dapat kamu pilih. Kamu dapat memilihnya via online atau offline. Selain itu, sunglasses dari Sunset Eyewear dapat dibuat sesuai dengan prescription mata kamu!

22 views0 comments